Kata tanya yakni kata yang dipakai untuk menanyakan sesuatu. Berdasarkan jenis dan pemakainnya, kata tanya dibedakan aras:
1. apa, digunukan untuk:
a. Menanyakan kata benda bukan manusia.
Contoh:
Apa manfaat berolahraga?
Kamu makan apa tadi siang?
Dengan apa kita memotong kayu ini?
b. Menanyakan sesuatu yang jawabannya mungkin berlawanan.
Contoh:
Apa nanti siang akan hujan? ( Jawabannya sanggup "ya" atau "tidak")
Apa kirimanku sudah beliau terima? (Jawabannya sanggup "sudah" atau "belum")
c. Mengukuhkan apa yang telah diketahui pembicara
Contoh:
Apa tidak salah kau memberi saya hadiah?
Apa memang sudah begitu aturannya?
d. Digunakan dalam kalimat retoris (tidak memerlukan jawaban)
Contoh:
Apa salahnya kita ikuti saran dia?
Apa ruginya kau baca kembali pelajaran tadi siang?
2. bila dipakai untuk menanyakan waktu.
Contoh
Bila kau berkunjung ke rumahku?
3. -kah, dipakai untuk:
a. Mengukuhkan penggalan kaliamt yang diikuti oleh -kah.
Contoh
Dapatkah kau mengerti perasaanku?
Mungkinkah beliau tahu belakang layar kita?
b. Menanykan pilihan di antara bagian-bagian kalimat yang didahului oleh -kah.
Contoh:
Nasi goreng atau soto atamkah kegemaranmu?
c. Melengkapi kata tanya.
Contoh:
Siapakah penyanyi favoritmu?
Apakah warna tasmu?
Kapankah ia akan kembali?
4. kapan, dipakai untuk menanyakan waktu.
Contoh:
Kapan buku ini harus dikembalikan?
Kapan kita akan mendapatkan bonus?
5. mana, dipakai untuk:
a. Menanyakan seseorang, benda, atau suatu hal.
Contoh:
Persahaan mana yang sanggup menemuiku?
Tanah mana yang akan dijual?
b. Menanyakan pilihan.
Contoh:
Mana yang menurtmu paling bagus, menggunakan kebaya atau tunik?
6. bagaimana, dipakai untuk:
a. Menanyakan cara perbuatan.
Contoh:
Bagaimana cara menciptakan situs pribadi?
b. Menanyakan akhir suatu tindakan.
Contoh:
Bagaimana jika beliau tahu belakang layar kita?
c. Meminta kesempatan dari lawan bicara.
Contoh:
Bagaimana kalu kita ke kafe saja?
d. Menanyakan kualifikasi atau penilaian atas suatu gagasan.
Contoh:
Bilamana pendapatmu?
7. bilamana, dipakai untuk menanyakan waktu.
Contoh:
Bilamana perekonomian Indonesia sejajar dengan negara maju?
8. di mana, dipakai untuk mengambarkan tempat.
Contoh:
Dimana rumahmu?
9. mengapa, dipakai untuk menanyakan sebab, alasan, atau perbuatan.
Contoh:
Mengapa kau tiba terlambat?
10. siapa dipakai untuk menanyakan nama orang.
Contoh:
Siapa pemenang Nobel Sastra 2008?
11. berapa, dipakai untuk menanykan bilangan yang mewakili jumlah, ukuran, takaran, nilai, harga, satuan, waktu.
Contoh:
Beberapa ekor ayam peliharaanmu?
Beberapa harga rumah itu?
Beberapa usang kita harus menunggu di sini?
Jam berapa kau akan pergi?
12. bukan, bukankah, dipakai untuk mengukuhkan proposisi dalam pernyataan.
Contoh:
Kamu adiknya Imran, bukan?
Bukankah beliau wartawan?
13. Masa, masakan, dipakai untuk menyatakan ketidakpercayaan dan bersifat retoris.
ContohL
Masakan kau tidak mengerti maksudku? Sumber http://bukueyd.blogspot.com