Random post

Showing posts with label Haji Tahun 2018. Show all posts
Showing posts with label Haji Tahun 2018. Show all posts

Sunday, July 22, 2018

√ Pelunasan Bpih Tahap Ii, Mulai Tanggal 16 - 25 Mei 2018

Jadwal dan waktu pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji  √ Pelunasan BPIH Tahap II, Mulai Tanggal 16 - 25 Mei 2018

Pelunasan BPIH Tahap II Tahun 2018, Kuota Haji Masih Tersisa Sebanyak 4.648






Jadwal dan waktu pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) jamaah haji reguler tahap II/2 yang ditetapkan mulai tanggal 16 - 25 Mei 2018, telah memasuki hari keempat. Sampai dengan penutupan pelunasan pada hari ini, Senin (21/05), pada jam 15.00 WIB, total 8.884 jemaah sudah melaksanakan pelunasan. Artinya, masih ada 4.648 kuota haji yang belum terlunasi hingga hari ini. Angka ini diperlukan akan segera berkurang hingga masa tamat waktu pelunasan pada hari Jumat depan (25/05).

Harapan itu senada dengan apa yang disampaikan oleh Kasubdit Pendaftaran Haji Noer Aliya Fitra (Nafit) di Jakarta, Senin (21/05). "Sampai empat hari menjelang ditutupnya masa pelunasan BPIH reguler tahap kedua, masih ada 4.648 kuota haji yang belum terlunasi. Angka ini diperlukan akan berkurang hingga tahap tamat pelunasan Jumat mendatang," harap Noer.

Sebagai warta tambahan, Pelunasan BPIH reguler Tahap I yang berlangsung dari tanggal 16 April - 4 Mei tahun 2018 masih menyisakan 15.044 jemaah haji yang belum melaksanakan pelunasan. Dari total jumlah yang belum melaksanakan proses pelunasan BPIH reguler tahap I tersebut, rinciannya ialah 13.532 kuota jemaah haji reguler dan 1.512 Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

Berdasarkan faktor di atas, karenanya Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) membuka kesempatan untuk melaksanakan proses pelunasan BPIH reguler tahap II terhitung mulai tanggal 16 - 25 Mei 2018. "Jika hingga dengan tahap II berakhir, masih ada sisa kuota, akan diisi oleh jemaah cadangan yang sudah melunasi di tahap II ini," beber Noer.

"Jemaah cadangan diberi kesempatan melunasi tahap II, untuk mengisi apabila ada sisa kuota sehabis tahap II ini selesai," tutur Noer.

Pelunasan BPIH Reguler tahap II dilakukan setiap hari kerja dengan waktu pembayaran untuk Indonesia Bagian Barat pukul 08.00 - 15.00 WIB, Indonesia Bagian Tengah pukul 09.00 - 16.00 WITA, dan Indonesia Bagian Timur pukul 10.00 - 17.00 WIT.

Keputusan Menteri Agama (KMA) No 109 Tahun 2018 perihal Kuota Haji Tahun 1439H/2018M terperinci mengatur bahwa kuota haji Indonesia berjumlah 221.000 yang terdiri dari kuota haji reguler (204.000) dan kuota haji khusus (17.000). Kuota haji reguler terbagi menjadi dua, yaitu: 202.488 untuk jemaah haji dan 1.512 untuk TPHD.

Berikut yaitu tautan d0wnl0ad KMA No. 109 Tahun 2018 perihal Kuota Haji Tahun 1439H/2018 M:



"Untuk TPHD, dari kuota sebanyak 1.512, yang sudah melaksanakan pelunasan 403 orang sehingga masih tersisa 1.109," paparnya.

Noer berharap semoga Kanwil segera memproses pelunasan BPIH untuk TPHD. Menurutnya, hingga hari ini gres 16 provinsi yang telah memulai pelunasannya. Padahal, masa pelunasan TPHD berbarengan dengan masa pelunasan jemaah haji reguler.

"Kanwil semoga segera berkoordinasi dengan Pemprov setempat untuk memproses pelunasan BPIH untuk TPHD," lugasnya.

Ditjen PHU juga membuka pelunasan untuk calon jemaah haji dengan status cadangan sebanyak 5 persen dari kuota jemaah atau 10.017 orang. Sampai dengan sore ini (21/05), sebanyak 2.429 jemaah cadangan sudah melaksanakan proses pelunasan.

Sumber http://www.informasiguru.com

Monday, July 16, 2018

√ Pelunasan Bpih Reguler Tahap Ii Ditutup Hari Ini

Pelunasan BPIH Reguler Tahap II Ditutup Hari Ini √ Pelunasan BPIH Reguler Tahap II Ditutup Hari Ini

Masa Pelunasan BPIH Reguler Tahap II/2 Ditutup, Total 943 Sisa Kuota Diisi Jemaah Haji Cadangan






Waktu final pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) jamaah haji reguler tahap II resmi ditutup hari ini, Jumat (25/05). Jumlah calon haji yang telah melaksanakan pelunasan terhitung 201.545 jemaah, artinya masih tersisa 943 kuota yang belum dilunasi.

Kasubdit Pendaftaran Haji Noer Aliya Fitra memaparkan bahwa sisa kuota yang belum terlunasi ini akan diisi oleh jemaah haji yang sudah melunasi namun dengan status cadangan. Sampai dengan penutupan sore ini, total ada 3.981 jemaah yang sudah melaksanakan pelunasan dengan status cadangan.

“Mekanisme pengisian sisa kuota ini dilakukan sesuai nomor urut antrian jemaah yang dalam status cadangan. Kecuali, jemaah cadangan lunas yang memiliki mahram yang telah melunasi pada tahap pertama. Juga pendamping lansia yang telah melunasi pada tahap pertama. Kedua kategori ini mendapat prioritas terlebih dahulu,” tandas Nafit di Jakarta, Jumat (25/05).


“Hal ini untuk meminimalisir jemaah yang sudah melunasi pada tahap pertama, mengundurkan diri alasannya ialah tidak mendapat mahram atau pendamping,” terusnya. Nafit sangat yakin bahwa sisa kuota tersebut akan terisi semua oleh jemaah haji dengan status cadangan.

Selain jemaah reguler, pelunasan BPIH juga dilakukan untuk Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA) No 109 Tahun 2018 wacana Kuota Haji Tahun 1439H/2018M, kuota TPHD tahun ini berjumlah 1.512 orang. Sampai sore ini, yang sudah melunasi 1.394 orang sehingga kuotanya masih tersisa 118 .

Terkait sisa kutoa TPHD ini, Nafit menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu regulasi lebih lanjut dari Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Pasalnya, ada beberapa provinsi yang masih meminta perpanjangan waktu.

“Beberapa provinsi SK Gubernurnya gres turun hari ini, sehingga APBD untuk BPIH TPHD gres saja cair. Ada juga yang melaksanakan revisi SK Gubernur,” pungkasnya.
Sumber http://www.informasiguru.com

Saturday, June 23, 2018

√ Daftar Nama Jemaah Haji 2018 Yang Meninggal Di Tanah Suci

 Jemaah Haji Yang Wafat I Daftar Nama Jemaah Haji Tahun  √ Daftar Nama Jemaah Haji 2018 Yang Meninggal di Tanah Suci

Sampai Tanggal 26 Oktober 2018, Sudah 7 Jemaah Haji Yang Wafat






Sampai hari Kamis tanggal 26 Juli tahun 2018, terhitung sudah 7/ tujuh orang jemaah haji asal Indonesia yang meninggal dunia/wafat di tanah suci. Adalah Katio Simanjutak, 59 tahun, asal Medan, menjadi jemaah dari kloter MES-2 yang meninggal dunia di tanah suci, Rabu (25/07). Katio Simanjuntak, untuk sementara menjadi jemaah haji terakhir/ ketujuh yang meninggal di sana.

Berikut yakni daftar nama jemaah haji tahun 2018 asal Indonesia yang meninggal dunia/ wafat:


  • Katio Simanjutak (59), menjadi jemaah dari kloter MES-2
  • Sanusi Musthofa Khafid (73), Jemaah asal SUB-06 itu meninggal pada, Selasa (24/07) malam Pukul 22.10 WAS;
  • Sukardi Ratmo Diharjo (59), jemaah haji Kloter JKS-1;
  • Hadia Daeng Saming (73), kloter 5 embarkasi Makassar;
  • Ade Akum Dachyudi (67), asal Kloter JKS-13;
  • Sunarto Sueb Sahad (57), Kloter 15-SOC; dan
  • Siti Aminah Rasyip (57), asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah, jemaah kloter 5-SOC.
Berdasarkan gosip yang diberikan oleh Kasi Kesehatan Daker Madinah, dr. Indro Murwoko, dalam rilisnya yang diterima Media Center Haji (MCH), almarhum Katio Simanjuntak didiagnosis mengalami cardiac arrest (henti jantung). “Kami juga telah melayangkan surat izin pemakaman almarhum kepada Kadaker Madinah,” terang dr. Indro dalam rilisnya.


Sedangkan MCH Madinah yang mewawancarai Konsultan Pembimbing Ibadah Haji PPIH Arab Saudi Ahmad Kartono menerangkan, semua jemaah yang meninggal sebelum wukuf di Arafah akan dibadalhajikan. "Nanti didata dulu identitasnya, kemudian PPIH Arab Saudi akan menunjuk beberapa orang, biasanya dari temus (tenaga musiman), untuk membadalhajikan jamaah yang wafat itu," terang Kartono.

Satu temus/ tenaga musiman akan mengerjakan haji untuk satu jemaah yang wafat. "Jadi dihentikan ganda. Temusnya juga harus sudah pernah berhaji," tegasnya. Setelah selesai, PPIH akan menerbitkan akta badal haji dan diserahkan kepada jago waris yang bersangkutan.

Demikian goresan pena tentang

Daftar Nama Jemaah Yang Meninggal di Tanah Suci

Semoga sebaran gosip ini bermanfaat dan salam sukses selalu!
Sumber http://www.informasiguru.com

Friday, June 22, 2018

√ Hingga Hari Ini Sudah 13 (Tiga Belas) Jemaah Haji Wafat Di Tanah Suci

 Almarhumah menjadi jemaah haji kesebelas yang  √ Sampai Hari Ini Sudah 13 (Tiga Belas) Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Update Daftar Nama Jemaah Haji Tahun 2018 Yang Meninggal di Tanah Suci






Supriyati Teguh Adam (51) jemaah asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah, jemaah Kloter SOC-5 menjadi jemaah pertama yang meninggal dunia di Makkah. Almarhumah menjadi jemaah haji kesebelas yang wafat selama di Tanah Suci. Beliau wafat pada hari Sabtu (28/07) pukul 23.30 WAS di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah yang berada di daerah Aziziah, Janubiyah. Untuk sementara ini sudah total 13/ tiga belas jemaah haji yang wafat di tanah suci.

Kasi Kesehatan Daker Makkah, dr. Mohammad Imran, memberi kabar sedih pada Ahad (29/07) pagi WAS. Baru kemarin, Sabtu (28/07) pagi, tim Media Center Haji (MCH) dapat menemui Supriyati yang selalu ditemani suami tercinta Slamet.

Slamet menjelaskan, pada hari Jumat (27/07) waktu ashar, ia dan sejumlah jemaah lainnya mulai melakukan umrah wajib di Masjidil Haram. “Istri sudah terlihat lemas dan saya dorong menggunakan dingklik roda,” terangnya.

Keesokan harinya dengan ditemani dokter kloter, Slamet mengantar istri ke KKHI. Dan ketetapan Allah pun terjadi, Supriyati harus berpulang sehabis dirawat sehari penuh. Sekarang Slamet akan menuntaskan serangkaian ibadah di Tanah Suci seorang diri dan musti mengikhlaskan kepergian sang istri menghadap Allah SWT.

Berikut ialah update terbaru daftar nama jemaah haji tahun 2018 asal Indonesia yang meninggal dunia/ wafat:


1. Sukardi Ratmo Diharjo (59), jemaah haji Kloter JKS-1;

2. Hadia Daeng Saming (73) kloter 5 embarkasi Makassar;

3. Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13;

4. Sunarto Sueb Sahad (57) Kloter 15-SOC; dan

5. Siti Aminah Rasyip (57) asal Tegalsari, Batang, Jawa Tengah, jemaah kloter 5-SOC.

6. Machyar Sahromi Muhammad Thaif (78) warga Garut, Jawa Barat, Kloter JKS-6;

7. Katio Simanjutak, 59, warga Medan jemaah kloter MES-2;

8. Sanusi Musthofa Khafid (73) asal SUB-06;

9. Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (74) asal SUB-23; dan

10. Nordiani Bahrani Kursani (53) warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan, asal kloter BDJ-03;

11. Supriyati Teguh Adam (51) warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, jemaah Kloter SOC-5;

12. Widodo bin Jimin (JKS-35); dan

13. Abdullah Noor bin Sidik (SOC-13).


Untuk isu daftar nama jemaah haji yang wafat di tanah suci, akan segera diperbaharui pada kesempatan selanjutnya. Anda dapat mendapat informasi terbaru terkait wafatnya jemaah haji tahun 2018 melalui blog ini.

Demikian goresan pena tentang

Sampai Hari Ini Sudah 13 (Tiga Belas) Jemaah Haji Wafat di Tanah Suci

Semoga sebaran isu ini bermanfaat dan salam sukses selalu!
Sumber http://www.informasiguru.com

√ 12 Rute Bus Salawat Siap Beroperasi

 petugas sudah berada di Tanah Suci semenjak kedatangan pertama pada hari Selasa  √ 12 Rute Bus Salawat Siap Beroperasi

Daftar 12 (Dua Belas) Rute Bus Salawat (Salat Lima Waktu) Untuk Melayani Para Jemaah Haji Tahun 2018






Total 200 kloter atau 81.618 jemaah yang terdiri dari 80.618 jemaah dan 1.000 petugas sudah berada di Tanah Suci semenjak kedatangan pertama pada hari Selasa (17/07) yang lalu. Dari total jumlah tersebut, sebanyak 20.454 jemaah haji, hingga Ahad (29/07) pagi waktu Saudi telah tiba di Makkah.

Sementara itu, semua jalur yang dilalui oleh bus Salawat (salat lima waktu) telah mulai beroperasi penuh semenjak tanggal 28/07. Perlu diketahui bahwa terdapat 12/dua belas rute bus salawat yang melayani para jemaah haji asal Indonesia. Hal ini dipaparkan oleh Kepala Bidang Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Subkhan Cholid, kala dijumpai di Kantor Daker Makkah di daerah King Fahad Street Syisyah, Makkah, Sabtu (28/07) malam.

“Seluruh rute bus salawat sudah mulai beroperasi,” tegas Subkhan. Hal itu diterangkan olehnya, diadaptasi dengan kedatangan jemaah haji dari Madinah yang mulai menempati seluruh sektor yang ada di Makkah. “Kita telah menyiapkan 394 bus salawat termasuk 22 bus cadangan yang melewati 12 rute,” lugasnya lagi.

Ke-12/dua belas rute bus salawat tersebut antara lain:


Rute 1: Aziziah Janubiah-Jamarat;

Rute 2: Aziziah Syimaliah 1-Jamarat;

Rute 3: Aziziah Syimaliah 2-Jamarat;

Rute 4: Jamarat-Mahbas Jin-Bab Ali;

Rute 5: Syisyah-Syib Amir;

Rute 6. Syisyah Raudhah-Syib Amir;

Rute 7: Syisyah 1-Syib Amir;

Rute 8: Syisyah 2-Syib Amir;

Rute 9: Raudhah-Syib Amir;

Rute 11: Misfallah Nakkasah-Jiad, dan

Rute 12: Rea Bakhsy-Jiad.

Nantinya masing-masing bus, lanjut Subkhan, akan tiba menjemput di halte yang telah disediakan tiap lima menit. Makara jemaah tak perlu merasa risau alasannya bus salawat akan beroperasi penuh selama 24 jam. “Bahkan kalau hanya satu orang yang menunggu di halte, akan kita layani hingga Masjidil Haram,” tegasnya lagi.



Demikian goresan pena tentang

12 Rute Bus Salawat Siap Beroperasi

Semoga sebaran gosip ini bermanfaat dan salam sukses selalu!
Sumber http://www.informasiguru.com

√ Memasuki Hari Ke-16, Jemaah Haji Wafat Menjadi 19

Update Daftar Nama dan Jumlah Jemaah Haji Tahun  √ Memasuki Hari Ke-16, Jemaah Haji Wafat Menjadi 19

Update Daftar Nama dan Jumlah Jemaah Haji Tahun 2018 Yang Meninggal di Tanah Suci





Tanpa terasa ternyata para jemaah haji asal Indonesia telah 16/ enam belas hari berada di tanah suci dalam rangkaian menunaikan ibadah haji pada tahun 2018 ini. Dari hari pertama hingga hari ini, Rabu (01/08/2018) terhitung pukul 11.52 Waktu Arab Saudi / WAS, sebanyak 258 kloter atau 105.264 jemaah yang telah mendarat dengan selamat di tanah suci.

Dari jumlah total para jemaah haji tahun 2018 di atas, berdasarkan data terbaru per Rabu (01/08) pukul 10.00 WAS, tercatat ada dua jemaah haji terbaru yang wafat, ialah atas nama Dadang Saepullah asal kloter JKS-003 dan Sujatmin Siswo Taruno (85) asal kloter SOC-26.

“Almarhum Dadang menderita stress berat hypovolemik,” papar Kasi Kesehatan Daerah Kerja Madinah dr. Indro Murwoko dalam pernyataan resminya, Selasa (31/07) waktu Saudi malam. Sementara almarhum Sujatmin mengalami chronic obstructive pulmonary disease (COPD). “Meninggal tadi pagi jam 02.00 WAS,” terperinci petugas KKHI Madinah dr. Aswar.

Berikut merupakan rincian lengkap 19 jemaah yang telah wafat selama di tanah suci/ Makkah dan Madinah:


Madinah:
1. Sukardi Ratmo Diharjo (JKS-1) wafat pada 18 Juli 2018 di Masjid Nabawi (lalu dibawa di Klinik Kesehatan Haji/KKHI Madinah) disebabkan cardiac arrest pada usia 59;
2. Hadia Daeng Saming (UPG-05) wafat pada 20 Juli 2018 ; di Klinik Bandara AMMA disebabkan cardiac arrest pada usia 73 tahun;
3. Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13; wafat pada 23 Juli 2018 di Masjid Nabawi (KKHI Madinah) disebabkan isheamic heart disease pada usia 67 tahun;
4. Sunarto Sueb Sahad (SOC-15) wafat pada 23 Juli 2018 di KKHI Madinah (perjalanan) disebabkan cardiovascular disease pada usia 57 tahun;
5. Siti Aminah Rasyip (SOC-05) wafat pada 23 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) lantaran acute ischemic heart disease pada usia 57 tahun;
6. Sanusi Musthofa Khafid (SUB-06) wafat pada 25 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan other obstructive pulmonary disease pada usia 73 tahun;
7. Katio Abdul Majid Simanjutak (MES-02) wafat pada 25 Juli 2018 di RSAS disebabkan cardiac arrest pada usia 59 tahun;
8. Machyar Sahromi Muhammad Thaif (JKS-06) wafat pada 26 Juli 2018 di RSAS disebabkan acute myocardial infarokom pada usia 78 tahun;
9. Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (SUB-23) wafat pada 27 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan isheamic heart disease pada usia 74 tahun;
10. Nordiani Bahrani Kursani (BDJ-03) wafat pada 28 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan isheamic heart disease pada usia 53 tahun;
11. Widodo Karto Semito bin Jimin (JKS-35) wafat pada 29 Juli 2018 di RSAS disebabkan cardiac arrest pada usia 56 tahun;
12. Abdullah Noor bin Sidik (SOC-13) wafat pada 29 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan Cardiovascular Disease pada usia 72 tahun;
13. Rasnam Ponidjan (SUB-23) wafat 29 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan isheamic heart disease pada usia 64 tahun;
14. Adang Aliyudin Satibi (JKG-05) wafat 30 Juli 2018 pukul 09.15 disebabkan shock kardiogenic di RS King Fahd Madinah pada usia 61 tahun;
15. Ame Omon Jasan (JKS-31) wafat 30 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan cardiovascular diseases pada usia 55 tahun;
16. Dadang Abdullah (JKS-003) wafat 31 Juli 2018 pukul 08.41 WAS di RS King Fahd Madinah disebabkan shock hypovolemik pada usia 57 tahun;
17. Sujatmin Siswo Taruno (SOC-26 )wafat 1 Agustus 2018 pukul 02.00 WAS di KKHI Madinah disebabkan chronic obstructive pulmonary disease (COPD) pada usia 86 tahun.

Makkah:
1. Supriyati Teguh Adam (SOC-5) wafat 29 Juli 2018 pukul 23.30 WAS di KKHI Makkah disebabkan acute pulmonary lung disease pada usia 51;
2. Zainal Abidin Yusuf (UPG-04) wafat 29 Juli 2018 di RSAS disebabkan infectious and parasatic diseases pada usia 60.


Selanjutnya Kementerian Agama akan menjamin badal haji jemaah yang meninggal sebelum proses haji. Nantinya keluarga dari jemaah yang meninggal akan mendapat akta badal haji tersebut.

Demikian goresan pena tentang

Memasuki Hari Ke-16, Jemaah Haji Wafat Menjadi 19

Semoga sebaran gosip ini bermanfaat dan salam sukses selalu!
Sumber http://www.informasiguru.com

Tuesday, June 19, 2018

√ Memasuki Hari Ke-17, Sudah 21 Jemaah Haji Wafat

Update Terbaru Daftar Nama dan Jumlah Jemaah Haji Tahun  √ Memasuki Hari Ke-17, Sudah 21 Jemaah Haji Wafat

Update Terbaru Daftar Nama dan Jumlah Jemaah Haji Tahun 2018 Yang Meninggal di Tanah Suci






Memasuki hari ketujuh belas semenjak kedatangan pertama kali para jemaah haji di Tanah Suci, total 274 kloter atau 111.666 jemaah telah mendarat dengan selamat.

Dari data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Daerah Kerja Bandara yang diterima Media Center Haji (MCH), Kamis (02/08) pukul 10.24 WAS, jumlah tersebut terdiri dari 110.296 jemaah dan 1.370 petugas haji. Sementara jumlah jemaah haji tahun 2018 wafat pada hari ke-17 sekarang mencapai 21 orang.

Berikut merupakan rincian lengkap 21 jemaah yang telah wafat selama di tanah suci/ Makkah dan Madinah:


Madinah:
1. Sukardi Ratmo Diharjo (JKG-1) wafat pada 18 Juli 2018 di Masjid Nabawi (lalu dibawa di Klinik Kesehatan Haji/KKHI Madinah) disebabkan cardiac arrest pada usia 59;
2. Hadia Daeng Saming (UPG-05) wafat pada 20 Juli 2018 ; di Klinik Bandara AMMA disebabkan cardiac arrest pada usia 73 tahun;
3. Ade Akum Dachyudi (67) asal Kloter JKS-13; wafat pada 23 Juli 2018 di Masjid Nabawi (KKHI Madinah) disebabkan isheamic heart disease pada usia 67 tahun;
4. Sunarto Sueb Sahad (SOC-15) wafat pada 23 Juli 2018 di KKHI Madinah (perjalanan) disebabkan cardiovascular disease pada usia 57 tahun;
5. Siti Aminah Rasyip (SOC-05) wafat pada 23 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) lantaran acute ischemic heart disease pada usia 57 tahun;
6. Sanusi Musthofa Khafid (SUB-06) wafat pada 25 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan other obstructive pulmonary disease pada usia 73 tahun;
7. Katio Abdul Majid Simanjutak (MES-02) wafat pada 25 Juli 2018 di RSAS disebabkan cardiac arrest pada usia 59 tahun;
8. Machyar Sahromi Muhammad Thaif (JKS-06) wafat pada 26 Juli 2018 di RSAS disebabkan acute myocardial infarokom pada usia 78 tahun;
9. Mohammad Sholeh bin Abu Bakar (SUB-23) wafat pada 27 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan isheamic heart disease pada usia 74 tahun;
10. Nordiani Bahrani Kursani (BDJ-03) wafat pada 28 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan isheamic heart disease pada usia 53 tahun;
11. Widodo Karto Semito bin Jimin (JKS-35) wafat pada 29 Juli 2018 di RSAS disebabkan cardiac arrest pada usia 56 tahun;
12. Abdullah Noor bin Sidik (SOC-13) wafat pada 29 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan Cardiovascular Disease pada usia 72 tahun;
13. Rasnam Ponidjan (SUB-23) wafat 29 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan isheamic heart disease pada usia 64 tahun;
14. Adang Aliyudin Satibi (JKG-05) wafat 30 Juli 2018 pukul 09.15 disebabkan shock kardiogenic di RS King Fahd Madinah pada usia 61 tahun;
15. Ame Omon Jasan (JKS-31) wafat 30 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan cardiovascular diseases pada usia 55 tahun;
16. Dadang Abdullah (JKS-003) wafat 31 Juli 2018 pukul 08.41 WAS di RS King Fahd Madinah disebabkan shock hypovolemik pada usia 57 tahun;
17. Daklan Mustopa Kholil (JKS-38) wafat 31 Juli 2018 di KKHI Madinah (pemondokan) disebabkan cardiovascular diseases pada usia 58 tahun;
18. Sujatmin Siswo Taruno (SOC-26 ) wafat 1 Agustus 2018 pukul 02.00 WAS di KKHI Madinah disebabkan chronic obstructive pulmonary disease (COPD) pada usia 86 tahun;
19. Budi Riyanti Asmi (PLM-05) wafat 1 Agustus 2018 di Masjid Nabawi (KKHI Madinah) disebabkan circulatory diseases pada usia 54 tahun.

Makkah:
1. Supriyati Teguh Adam (SOC-5) wafat 29 Juli 2018 pukul 23.30 WAS di KKHI Makkah disebabkan acute pulmonary lung disease pada usia 51 tahun;
2. Zainal Abidin Yusuf (UPG-04) wafat 29 Juli 2018 di RSAS disebabkan infectious and parasatic diseases pada usia 60 tahun.


Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kementerian Agama akan menjamin badal haji jemaah yang meninggal sebelum proses haji. Nantinya keluarga dari jemaah yang meninggal akan menerima sertfikat badal haji tersebut.

Demikian goresan pena tentang

Memasuki Hari Ke-17, Sudah 21 Jemaah Haji Wafat

Semoga sebaran informasi ini bermanfaat dan salam sukses selalu!
Sumber http://www.informasiguru.com