Random post

Showing posts with label HOAX. Show all posts
Showing posts with label HOAX. Show all posts

Tuesday, October 16, 2018

√ Tergoda Hoax Lagi? Kerusakan Struktural Media Pemberitaan Sains

Ehm… Hadirin dan hadiroh rohimakumulloh… Anggap saja saya sedang membuang-buang waktu. Kali ini saya bakalan berkomentar mengenai Tony Stark asal Bali, yap! Tawan. Pada akibatnya kejadian ini terlalu menarik untuk saya lewatkan, bukan alasannya yaitu hebohnya Facebook ataupun media massa perihal informasi ini, tetapi alasannya yaitu mengingatkanku akan diskusi singkat dengan dosen pembimbingku.


Pada ketika itu, dia membahas perihal materi termodinamika, aturan ke-nol, pertama, kedua dan ketiga. Hukum termodinamika ialah ilmu yang mempelajari perihal energi yang terdapat dalam suatu sistem.



Beliau juga menyampaikan “Berdasarkan aturan  termodinamika pertama maka apa yang diberitakan di jpnn itu HOAX”. Masih ingat kan dengan dongeng laki-laki lulusan SD yang membuat pembangkit listrik tenaga hampa? Ini kalau orang ngerti ilmu termodinamika pasti eksklusif tau kalau itu HOAX.



Tak cukup hingga disitu, ini komentar dia yang lebih menarik lagi pada dasarnya gini “Kalau punya inovasi itu, publikasikan di jurnal, presentasikan di DIKTI, beritakan ke pihak terkait dan ahli. Ini enggak, malah beritakan dulu ke Java Pos, Ngalam Post, Derik.com. Booming! Kacaunya lagi mahasiswa yang baca pada eksklusif percaya lagi, di share lah.. Parahnya lagi kalau ini mahasiswa kimia yang ngeshare.”


 Kali ini saya bakalan berkomentar mengenai Tony Stark asal Bali √ Termakan HOAX Lagi? Kerusakan Struktural Media Pemberitaan Sains
Pembangkit Listrik Tenaga HOAX


Struktur Publikasi Penemuan yang Normal


Yap. Kalau membaca tulisanku sebelumnya perihal God Particle dan kisah Perjuangan Einstein (yang ada 4 part), maka kalian niscaya sudah tahu bagaimana para ilmuwan yang bahwasanya bekerja. Dari kisah Perjuangan Einstein kalian tahu kalau semenjak  tahun 1940-an ilmuwan telah menyusun kerangka publikasi ilmiah yang solid, dimana ketika mempunyai inovasi ataupun teori gres maka hal paling pertama yang perlu dilakukan ialah mempublikasikannya di jurnal yang terbaik. Tak hanya itu, bahkan ilmuwan harus memikirkan ulang untuk penerbitan jurnalnya jikalau datanya kurang valid, alasannya yaitu reputasi yang sedang dipertaruhkan.


Kemudian dari artikel perihal God Particle kalian sudah tahu kalau media yang benar itu memberitakan suatu inovasi sains sesudah dipublikasikan di jurnal ilmiah. Jangan terbalik-balik, ataupun sengaja dibalik! This way will keep the reader away from stupidity!


Struktur Publikasi Penemuan yang ‘Abnormal’



Dalam setiap HOAX yang sudah terjadi di Indonesia, pada umumnya punya rujukan yang sama loh. Pertama buat alat yang luar biasa (usually too good to be true), kemudian rangkai cerita, masukin ke koran.Oke.. Sebagaimana prinsip memancing, harus mulai dari yang kecil dulu, masukin ke koran lokal. Setelah itu, niscaya akan go nasional, dilirik oleh media massa nasional, dikros cek oleh ahli.. dan.. dan.. Alhamdulillah, alasannya yaitu hidupnya sangat ‘kekurangan’ mendapat derma dari pemerintah. Ehh.. Sebentar.. sebentar.. bagiamana dengan kros cek para ahli? Yah terang HOAX lah.




Tetapi kemudian portal-portal informasi akan sekali lagi merekayasa sebuah kisah yang dramatis, yang akan membuat orang lupa kalau portal tersebut secara ugal-ugalan sudah membuatkan HOAX.


Ini bukan problem “patut diberi bantuan” ataupun “patut diapresiasi”, sekali lagi ini bukan masalah itu. Kalian tanyakan ke semua orang di Indonesia “Apakah orang kurang bisa perlu diberikan bantuan?” semua orang juga bakalan jawab perlu kok! Aku juga gitu.


Tetapi sekali lagi fakta bahwa apa yang dilakukan orang-orang ini (pelaku dan media) sangat menghawatirkan dunia ilmu pengetahuan di Indonesia. Kalau di luar negeri, media sampah macam itu pada sudah diblacklist dan nggak laku, alasannya yaitu memang baca media macam itu sama aja pembodohan kan? *tell me if I am wrong!



Kenapa ini sangat menghawatirkan dunia Ilmu Pengetahuan di Indonesia, alasannya yaitu akibatnya yang bohong diapresiasi, sedangkan ribuan saintis (yang beneran) bekerja keras, membaca banyak sekali referensi, membuat metode, melaksanakan eksperimen, dan menulis jurnal kemudian terlewatkan oleh pemberitaan media.Kenapa? Hanya alasannya yaitu media kita malas membaca jurnal-jurnal sains. Mereka lebih suka menulis informasi dengan mendengar karangan tukang bubur yang membuat panci anti peluru. :v





Jadi kalau kalian masih tertarik membaca berita-berita dari Kam*os.com, j4va*ost.com la*utan6.com dan media omong kosong lainnya, sory to say, but you’ll be stupid.Oke, dan kini kau bakalan bilang kalau enggak kok, mungkin cuma yang sains aja yang kurang tepat, alasannya yaitu mereka nggak ahli, kalau informasi politiknya bener kok. (for me, I’ll heard “blah.. blah.. blah..”).


Logikanya, kalau ilmu sains yang notabenenya eksak dan “Experimentally tested” aja udah berani dipalsukan, berapa kemungkinan informasi politik yang jelas-jelas fluid (berbeda-beda dari setiap pihak) akan dipalsukan? Hitung sendiri yap.. 😀




Sekarang kita bahas trik sederhana, bagaimana supaya kita nggak gampang terbodohi oleh HOAX. Inilah beberapa hal yang perlu kalian perhatikan:


Too Good To Be True



Kalau kalian merasa informasi itu “too good to be true” maka tunggu dulu, jangan eksklusif share informasi tersebut. Ingat, Pembangkit listrik tenaga hampa, Robot dengan neurotransmitter dari barang rongsokan, apa lagi yah?Pembangkit listrik rumahan saja itu sudah luar biasa, ditambahi dengan tenaga hampa is too good to be true. Robot dengan neurotransmitter aja itu sudah inovasi terbaru, dari barang rongsokan is too good to be true



Lihat Latar Belakang


Lihatlah latar belakang pembuat teknologi tersebut. Ini yang paling mudah. Kaprikornus ada seoarang anak Sekolah Menengah Pertama yang membuat helm dengan pendingin kepala, ini atas bimbingan dari gurunya juga, perhatikan bahwa latar belakangnya ialah memenangkan lomba sains terapan.










 Kali ini saya bakalan berkomentar mengenai Tony Stark asal Bali √ Termakan HOAX Lagi? Kerusakan Struktural Media Pemberitaan Sains
Nara -the real deal

Ada lagi seorang yang menemukan teknologi terapi kanker, yaitu Dr. Warsito, kalau melihat reputasinya, dia menuntaskan pendidikannya di Jepang, dengan fokus bidang penelitian yang tidak jauh-jauh dari kelistrikan dan biomedis. Jelas sangat relevan dengan inovasi beliau.










 Kali ini saya bakalan berkomentar mengenai Tony Stark asal Bali √ Termakan HOAX Lagi? Kerusakan Struktural Media Pemberitaan Sains
Dr Warsito -the real deal

Kemudian seorang telah menemukan kompor biomassa yang menunjukkan kualitas api yang elok dari materi bakar biomassa yang hemat. Kompor ini telah diproduksi massal, latar belakang pembuatnya ialah seorang Guru Besar Ilmu Fisika Komputasi dari Universitas Brawijaya Prof. Muhammad Nurhuda, dan Teknologi pada kompor ini merupakan hasil penelitian yang serius dan tekun dari beliau. Kurang terpercaya gimana coba reputasi dia ini?










 Kali ini saya bakalan berkomentar mengenai Tony Stark asal Bali √ Termakan HOAX Lagi? Kerusakan Struktural Media Pemberitaan Sains
Prof Nurhuda -the real deal



Bandingkan dengan HOAX yang beredar. Tentu saja, inovasi mereka ini tidak akan ada apa-apanya jikalau dibandingkan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Hampa yang ditemukan oleh lulusan SD atau Lengan Robot yang Terhubung Langsung ke Otak yang ditemukan oleh lulusan SMK.


Pernyataan ini bukan berarti bahwa orang lulusan SD atau Sekolah Menengah kejuruan tidak akan bisa membuat sesuatu yang besar tetapi bahwa ada sepak terjang sebelumnya, ada proses dari awal untuk membuat sesuatu, alasannya yaitu yang instant itu cuma mimpi.


Pikirkan Secara Rasional


Pertimbangan ketiga ini tentu saja akan sangat bermacam-macam untuk setiap orang. Kaprikornus gini, berfikir ialah salah satu pembeda antara insan dengan hewan. Kita cerdas kalau terbiasa berfikir.


Pikirkan saja, bagaimana mungkin orang lulusan SD yang hanya dengan beberapa juta rupiah membuat Pembangkit Listrik Tenaga Hampa, sementara Ilmuwan yang menguasai persamaan schrodinger (yang rumitnya kayak pikiran cewek), termodinamika dengan dilengkapi akomodasi penelitian terbaik dan dana jutaan dolar tidak pernah bisa membuatnya.


Pikirkan apakah mungkin seorang yang tanpa pengalaman membuat robot, secara autodidak membuat robot yang dilengkapi dengan neurotransmitter sanggup bergerak secara spesifik mengikuti perintah dari otak hanya dengan materi baku barang rongsokan, sementara ribuan ilmuwan berkolaborasi hanya untuk menempelkan sebuah tangan robot ke syaraf motorik orang yang cacat.


Please… deh!


Oke.. Sebagai penutupan, saya cuma mau bilang “This is Mystupidtheory!, so take it or leave it”

Semua yang saya tulis ialah pendapatku, tidak perlu percaya alasannya yaitu saya juga stupid, that’s why I am studying!




Sumber https://mystupidtheory.com

Saturday, July 14, 2018

√ Pengertian Placebo Effect | Fenomena Yang Membingungkan Sekaligus Menguntungkan Hebat Medis


Salah satu fenomena alam yang masih menjadi pertanyaan sains modern ialah Placebo Effect atau bahasa indonesianya Efek Plasebo. Apa pengertian placebo effect? Kenapa kuat pada sains? Mari simak pembahasanku ini:





Pernah nggak sih kau mengalami hal-hal ini:
1) Perut sedang mules kemudian kau ambil kerikil dan ditaruh di kantung atau digenggam, sehabis beberapa saat, sakit perut kau menghilang.
2) Sedang pusing, kemudian kau mengkonsumsi vitamin C, beberapa ketika kemudian kepala kau terasa ringan ibarat biasa, sembuh. Dua perkara tersebut ialah pola paling sederhana dari Efek Plasebo yang efektif.





alam yang masih menjadi pertanyaan sains modern ialah Placebo Effect atau bahasa indonesia √ Pengertian Placebo Effect | Fenomena yang Membingungkan Sekaligus Menguntungkan Ahli Medis
Pengertian Placebo Effect




Apa Pengertian Placebo Effect ?





Kata Placebo berasal dari bahasa Latin yang artinya “Untuk Memuaskan Saya” atau “Untuk Kepuasan Saya”, jadi Placebo Effect secara bahasa berarti: imbas yang diperoleh ketika impian seseorang terpuaskan.





Secara spesifik Efek Plasebo ialah bencana medis ketika seorang pasien diberikan perawatan medis yang sebetulnya tidak efektif, tetapi berhasil mengalami perubahan fisik (perkembangan sampai sembuh) disebabkan lantaran pasien yang bersangkutan mempunyai dogma akan bisa sembuh seketika sehabis melalui proses medis tersebut.





Pada pola pertama di atas, menggenggam ataupun mengantongi kerikil bukanlah perlakuan medis yang efektif. Tetapi lantaran adanya dogma akan sembuh, maka mules di perut bisa hilang.





Pada pola kedua, mengkonsumsi vitamin C tidak akan bisa menghilangkan pusing di kepala. Sebab penyebab dari pusing bukanlah lantaran ketahanan badan yang lemah ataupun kekurangan vit. C. Tetapi lantaran adanya dogma bahwa vit. C bisa mengurangi sakit kepala, maka bisa tersembuhkan seketika.





Contoh perkara lain yang sering terjadi di masyarakat ialah pasien yang mempunyai keluhan sakit, kemudian oleh dokter disuntik dengan hanya dengan vitamin, sesaat kemudian mereka merasa lebih sehat. Sebenarnya vitamin tidak akan bisa menciptakan sembuh seketika.





alam yang masih menjadi pertanyaan sains modern ialah Placebo Effect atau bahasa indonesia √ Pengertian Placebo Effect | Fenomena yang Membingungkan Sekaligus Menguntungkan Ahli Medis
Illustrasi Efek Plasebo | Sumber gambar: vox.com




Sejarah Efek Plasebo





Catatan medis penelitian pertama mengenai Placebo Effect dilakukan pada tahun 1799 yang menyebutkan bahwa: “Pelajaran penting dalam bidang medis, bahwasannya kekuatan pikiran mempunyai efek yang luar biasa terhadap kondisi dan juga gangguan dalam badan manusia”.





Namun jauh sebelum penelitian itu, praktik penggunaan imbas plasebo dalam dunia medis sudah dilakukan. Konsep penyembuhan dengan memakai jimat, benda pusaka, maupun dengan memakai ramuan ialah pola penggunaan imbas plasebo.





Pengobatan kepada jago sihir yang dikenal sampai sekarang, juga merupakan penggunaan imbas plasebo.





Di dalam penelitian, 90% dari pengobatan alternatif hanyalah imbas plasebo saja. Termasuk pengobatan kuno dari India, Mesir dan yang paling populer Akupuntur dari Cina yang memakai ramuan-ramuan herbal.





Walaupun ketika ini telah memasuki kala pengobatan modern, namun konsep-konsep pengobatan kuno yang mengandalkan placebo effect ini masih banyak diyakini oleh masyarakat.





Penggunaan Placebo Effect





Setelah para jago medis menyadari adanya imbas plasebo (tahun 1799), penggunaanya dalam praktik pengobatan menjadi pertanyaan yang serius. Terutama mengenai etika penggunaanya di dalam praktek penyembuhan pasien.





Dengan menyuntikkan larutan saline (air infus) pada penderita sakit serius ibarat TBC, kemungkinan untuk sembuh akan bertambah, namun ada penipuan di dalam perawatan medis tersebut. Sebab air infus tidak sanggup menyembuhkan TBC.





Namun dalam perang dunia ke-2(PD-2), pertanyaan etis tersebut dikesampingkan, dan imbas plasebo dipakai dalam merawat tentara yang terluka akhir perang.





Penggunaan placebo effect di dalam bius (anti rasa sakit) terbukti sangatlah efektif. Para dokter perang mempunyai stok morfin untuk bius yang sangat terbatas.





Akhirnya mereka memakai larutan saline dengan menyampaikan kepada pasiennya bahwa itu yaitu obat bius yang sama.





Hasilnya, larutan saline sanggup mengurangi rasa sakit prajurit sampai lebih dari 30%. Maka dari itu penggunaanya sangat banyak dalam PD-2.





Dengan diketahuinya imbas plasebo, maka efektifitas dari sebuah obat terhadap badan seseorang menjadi pertanyaan yang sangat serius.





Jangan-jangan selama ini obat yang diberikan ke pasien hanya efektif lantaran imbas plasebo? Pertanyaan ini menjadi sangat penting untuk perkembangan obat modern.





Jawaban dari pertanyaan tersebut ialah sebuah metode pengujian klinis dari obat-obatan sebelum dijual.





Pengujian tersebut harus meminimalisir imbas plasebo sehingga kemampuan sebuah obat untuk mengubah kondisi kesehatan seseorang sanggup terbukti menunjukkan hasil yang konsisten.





Jadi dengan mengetahui adanya Efek Plasebo, para jago medis menciptakan dua langkah medis. Yakni meminimalisir imbas plasebo pada ketika pengujian klinis untuk obat baru, dan yang kedua mencoba memaksimalkan imbas plasebo pada ketika praktek pengobatan terhadap pasiennya.





Itulah sebabnya tenaga medis akan selalu mencoba meyakinkan pasiennya bahwa metode penyembuhan yang dilakukan ialah sangat efektif dan juga memotivasi mereka semoga cepat sembuh. Hal ini mempunyai efek lebih dari 30%, sangat besar!





Placebo effect ini juga yang menyebabkan tidak diperbolehkannya review spesialis medis (dokter) menurut taraf kesembuhan pasien.





Misalkan menyampaikan bahwa berobat ke Dokter A bisa sembuh dengan cepat atau berobat ke Dokter A sangat usang sembuhnya.  Review semacam ini sangat tidak etis dan sanggup dipenjarakan.





Namun review untuk pelayanan dan kesopanan dari dokter tersebut diperbolehkan dan kondusif secara hukum. Misalkan review ibarat ini: Datang ke Dokter A, pelayanan dari antrian sampai bertemu dokternya sangat ramah, ruangan prakteknya juga sangat nyaman dan luas.





Di kala modern ini dan yang sangat ingin saya bahas ialah mengenai penipuan dengan placebo effect untuk memasarkan produk-produk kesehatan. Ini telah terjadi semenjak lama, dahulu dijual kerikil yang mempunyai kekuatan magnet yang memperlancar aliran darah, meningkatkan produksi enzim, dan banyak dongeng bohong lainnya.





Setelah dibeli dan digunakan, dampak kebugaran itu benar-benar dirasakan oleh pembeli. Tetapi sebetulnya itu bukan imbas dari kerikil magnet, tetapi placebo effect yang dihasilkan lantaran dogma Si pembeli.





Akhir-akhir ini yang sedang marak ialah adanya air-air abnormal yang disebut-sebut bisa meningkatkan kesehatan seseorang dengan konsumsinya setiap hari. Hal ini juga mungkin menunjukkan dampak kesehatan, namun sebagian besar hanyalah imbas plasebo.





Hal ini merupakan penipuan yang merugikan orang banyak dan jahat. Akan saya bahas dalam artikel berikutnya.





Demikianlah artikel mengenai pengertian imbas plasebo yang membingungkan jago medis. Semoga bermanfaat, silahkan tulis di komentar kalau ada masukan dan kritikan.





Terimakasih.





Sumber :
Gambar dari vox.com
https://www.nature.com/articles/npp201081.pdf
https://www.annualreviews.org/doi/pdf/10.1146/annurev.psych.59.113006.095941
https://www.institutoeticaclinica.org/wp-content/uploads/A-history-of-the-placebo.pdf



Sumber https://mystupidtheory.com

Friday, July 13, 2018

√ Fenomena Air Hexagonal Bohong Atau Benar?


Kali ini Myst akan membahas wacana fenomena yang sedang sangat menjamur di masyarakat Indonesia, yaitu wacana air-air asing dengan harga mahal. Sebenarnya ada banyak sekali jenis air asing ini, tetapi untuk pembahasan kali ini saya batasi pada judul: Air Hexagonal Bohong atau Benar? Silahkan simak pembahasanku di bawah ini:





Kebetulan saya kuliah di bidang Simulasi Molekular dan laboraturiumku memang banyak melaksanakan penelitian untuk sifat molekular air dan es. Makara untuk perkara kali ini, sedikit banyak akan bersinggungan dengan ilmu yang sudah saya pelajari tiga tahun terakhir.





Kali ini Myst akan membahas wacana fenomena yang sedang sangat menjamur di masyarakat Ind √ Fenomena Air Hexagonal Bohong atau Benar?
Air Heksagonal Bohong atau Benar?




Air minum hexagonal ini menjadi sorotan kalangan emak-emak di Indonesia, alasannya mereka ingin menunjukkan nutrisi yagn terbaik untuk keluarganya. Dengan promosi berupa banyak sekali manfaat air hexagonal, harga yang mahal-pun rela dikesampingkan. Diantara manfaat-manfaat air hexagonal yang dipromosikan ialah:





  1. Lebih gampang diserap tubuh
  2. Menghasilkan lebih banyak energi
  3. Membuang sisa metabolisme tubuh
  4. Mempertahankan kesehatan tubuh




Lalu apakah manfaat air hexagonal ini benar adanya? atau hanya kebohongan biar produknya laku dibeli saja? Simak artikel ini lebih lanjut.





Rumus Kimia Air





Sebelum masuk ke pembahasan wacana air hexagonal, mari kita review sedikit materi kimia dasar.





Mungkin kalian sudah tidak asing lagi kalau rumus kimia dari air ialah $\ce{H2O}$. Artinya air terdiri dari dua atom Hidrogen (H) dan satu atom Oksigen (O). Hidrogen dengan massa atom 1, mempunyai satu elektron bebas, sedangkan Oksigen dengan massa atom 16, mempunyai enam elektron bebas.





Oleh lantaran itu molekul $\ce {H2O}$ membentuk ikatan kovalen polar dengan oksigen sebagai sentra massanya. Silahkan lihat ilustrasi:





Kali ini Myst akan membahas wacana fenomena yang sedang sangat menjamur di masyarakat Ind √ Fenomena Air Hexagonal Bohong atau Benar?
Struktur Ikatan Kovalen H2O




Bentuk Molekul Air





Setelah memahami bahwa air terbentuk dari ikatan kovalen antara dua atom Hidrogen dan satu Oksigen, maka saatnya kita melihat bentuk molekul air.





Berdasarkan teori VSEPR (Valence-Shell Electron-Pair Repulsion Theory), lantaran dua elektron Oksigen berikatan kovalen dengan sepasang elektron Hidrogen, maka tersisa empat elektron bebas pada Oksigen.





Keempat elektron bebas ini berpasangan (jadi dua pasang) menempati ruang pada dua kutub. Sehingga molekul $\ce {H2O}$ membentuk geometri tetrahedral menyerupai di bawah ini:





Kali ini Myst akan membahas wacana fenomena yang sedang sangat menjamur di masyarakat Ind √ Fenomena Air Hexagonal Bohong atau Benar?
Bentuk Molekul Air




Bentuk molekul ini telah dikonfirmasi dalam eksperiment dengan memakai teknik spektroskopi molekular yang pertanda bahwa ikatan antara H–O–H membentuk sudut $104,5^o$.





Perhatikan juga bahwa di dalam bentuk molekul ini, terlihat bahwa sentra massa terdapat pada atom Oksigen (O) yang seperti mempunyai empat tangan yang terdiri dari dua atom Hidrogen(H) dan dua pasang elektron bebas.





Keempat tangan dari molekul air ini akan membentuk ikatan hidrogen (H–O) ketika di dalam keadaan banyak (molekul). Simak pada gambar di bawah.





Baca Juga: Sifat-Sifat Air Sebagai Pelarut





Struktur Molekul-Molekul Air pada Temperatur Normal





Gambaran dari Ikatan Hidrogen antar molekul air ialah menyerupai berikut ini:





Kali ini Myst akan membahas wacana fenomena yang sedang sangat menjamur di masyarakat Ind √ Fenomena Air Hexagonal Bohong atau Benar?
Ikatan Hidrogen Pada Air




Gambar di atas hanyalah permisalan biar terlihat sederhana. Namun sebenarnya, pada fasa cair, molekul air mempunyai susunan yang tidak beraturan. Gambaran simulasi yang paling tepat ialah menyerupai berikut ini:





Kali ini Myst akan membahas wacana fenomena yang sedang sangat menjamur di masyarakat Ind √ Fenomena Air Hexagonal Bohong atau Benar?
Simulasi molekular air dalam keadaan cair




Dalam keadaan cair, molekul ini tidak membentuk struktur yang khusus dan spesifik, dan setiap detiknya molekul terus bergerak membentuk dan memutus ikatan hidrogen.





Apakah Air Hexagonal Bohong atau Benar?





Penjelasan dari situs Hexagonalwater.com definisi dari Air Hexagonal yakni air dengan bentuk geometri persegi enam (hexagonal) dalam bentuk cairnya. Penjelasan ini serupa dengan banyak situs-situs serupa yang mempromosikan air hexagonal.





Pertama-tama, mari kita bahas mengenai kejelasan saintifik mengenai air hexagonal. Di situs hexagonalwater.com tersebut diungkapkan dengan sangat terang bahwa ini “unconventional science”. Mengerti maksudnya?





Yap! Ini bukan sains! Gaya bahasa yang dipakai “unconventional science” berarti merujuk pada pseudosains atau kasarnya bualan belaka.





Situs tersebut juga berisi penjelasan-penjelasan yang ngaco dan asal. Silahkan lihat pada gambar di bawah.





Jangan tertipu kalau di bab bawahnya mereka menuliskan biografi dari  banyak saintis. Tetapi bergotong-royong nama-nama saintis yang disebutkan itu tidak ada kaitannya sama-sekali dengan air hexagonal.





Adapun secara khusus Dr. Masaru Emoto, seorang penulis buku The True Power of Water memperoleh gelar Doktoralnya dalam bidang pengobatan alternatif bukan dari bidang sains. Semua bukti-bukti yang disajikan di dalam buku The True Power of Water terbukti palsu dan tidak sanggup diuji ulang oleh saintis di seluruh dunia.





Sudah banyak buku yang menjelaskan bahwa klarifikasi Dr. Masaru Emoto ialah pseudosains yang terbukti tidak ilmiah.





Kali ini Myst akan membahas wacana fenomena yang sedang sangat menjamur di masyarakat Ind √ Fenomena Air Hexagonal Bohong atau Benar?
Situs hexagonal water




Ini agak membingungkan lantaran memang air hexagonal ini yakni kebohongan yang disematkan dalam sains. Makara seperti saintifik tetapi bergotong-royong sangat jauh dari kebenaran. Perhatikan penjelasanku di tiga paragraf ini:





Air mustahil membentuk struktur hexagonal yang tepat (stabil). Namun, harus saya jelaskan kalau struktur hexagonal dari $\ce{H2O}$ itu memang mungkin.





Air tidak membentuk struktur hexagonal, tetapi air yang dibekukan (Es) sanggup membentuk struktur heksagonal.





Jadi $\ce{H2O}$ dengan struktur heksagonal hanya sanggup dibuat pada temperatur rendah $<4^oC$ dan bentuk fisiknya ialah padatan Es.





Baca Juga: Sifat-sifat unik Air





Struktur Hexagonal dari $\ce{H2O}$





$\ce{H2O}$ yang dibekukan di tekanan normal niscaya akan membentuk struktur heksagonal. Ini sudah menjadi pondasi dasar dalam sains air.





Semua yang bekerja di dalam penelitian air, niscaya mempelajari dasar tersebut, lantaran terbentuknya struktur heksagonal ketika air dibekukan dipengaruhi oleh ikatan hidrogen pada air.





Dan ikatan hidrogen merupakan fenomena yang menjelaskan hampir seluruh sifat kimia dan fisika dari air.





Dalam simulasi molekular, pembentukan Es dari cairan $\ce{H2O}$ digambarkan sebagai berikut:





Kali ini Myst akan membahas wacana fenomena yang sedang sangat menjamur di masyarakat Ind √ Fenomena Air Hexagonal Bohong atau Benar?
Proses pembekuan air




Silahkan simak pada bentuk finalnya, yaitu padatan akan terbentuk struktur heksagonal (segi enam).





Artinya mustahil terbentuk struktur heksagonal kalau tidak dalam bentuk padatan.





Terakhir, untuk mengingat kembali pelajaran SD, silahkan lihat gambar ini:





Kali ini Myst akan membahas wacana fenomena yang sedang sangat menjamur di masyarakat Ind √ Fenomena Air Hexagonal Bohong atau Benar?
Struktur air pada fasa padat, cair dan gas




  • (a). Fasa Padat: Strukturnya teratur, molekulnya sulit bergerak, tidak sanggup mengalir, sulit berubah bentuk (keras).
  • (b). Fasa Cair: Strukturnya tidak teratur, molekulnya sanggup bergerak, sanggup mengalir, bentuknya mengikuti wadahnya.
  • (c). Fasa Gas: Strukturnya tidak teratur, molekulnya sanggup bergerak sangat bebas, sanggup mengalir ke ruang bertekanan rendah, bentuknya mengikuti ruang.




Dengan mengingat sifat-sifat dari tiga fasa di atas, maka kita sanggup menyadari eksklusif bahwa air dalam keadaan cairnya mempunyai pergerakan molekul yang sangat acak dan terus berubah-ubah dengan terjadinya pemutusan dan pembentukan ikatan hidrogen.





Struktur tertentu (seperti heksagonal) hanya sanggup dibuat ketika wujud dari air tersebut padatan.





Lalu bagaimana kalau air tersebut dibekukan kemudian dicairkan kembali? Maka strukturnya akan mengikuti fasa cair, yaitu random.





Tidak ada alat apapun yang sanggup menciptakan struktur air heksagonal, alasannya ini yakni sifat fisika dan kimiawi dari air.





Kesimpulan: Air heksagonal dan alat pembuat air heksagonal hanyalah bualan belaka. Tidak mungkin menciptakan struktur air heksagonal kecuali dengan menjadikannya beku (Es).





Air Hexagonal Sudah Terbukti?





Air Hexagonal ini yakni penipuan marketing yang marak di seluruh dunia, oleh lantaran itu beberapa ilmuwan telah mencoba membuktikan. Dengan uji NMR (Nuclear Magnetic Resonance), diketahui bahwa tidak ada perbedaan fundamental antara struktur air biasa dengan yang diklaim sebagai air heksagonal.





Lalu kalau ini hanyalah bohong, kemudian kenapa sesudah meminum air hexagonal sanggup menunjukkan dampak kesehatan?





Jawabannya sudah ada pada artikelku sebelumnya, yaitu Karena Placebo Effect. Sederhananya, keyakinan konsumen bahwa air tersebut berbeda dan mempunyai kegunaan akan menciptakan terjadinya perubahan fisik sehingga sesuai dengan pengharapannya. Silahkan baca lebih lanjut di artikelku: Pengertian Placebo Effect | Fenomena yang Membingungkan Saintis.





Intinya, khasiat yang dihasilkan bukan lantaran air heksagonal, melainkan lantaran pikiran kita yang ‘terhipnotis’ untuk sanggup lebih sehat.





Baca Juga: Pengertian Efek Plasebo





Sekian pembahasanku wacana Fenomena Air Hexagonal Bohong atau Benar? Semoga klarifikasi ini sanggup menunjukkan pemahaman yang lengkap bahwa ini tidak lain hanyalah marketing produk palsu berkedok sains.





Silahkan disebarkan kalau isu ini bermanfaat.





Jika ada pertanyaan maupun diskusi, silahkan sampaikan di kolom komentar. Aku akan coba tanggapi satu persatu.





Berikutnya saya akan bahas juga mengenai air alkali dan jenis air asing lainnya (jika ada). Boleh request kalau memang ada marketing asing bertajuk sains yang marak didaerah kalian.





Penulis yakni pelajar Kimia Simulasi Molekular di Okayama University dengan pokok penelitian wacana Sifat Termodinamika Air.
Bisa dihubungi melalui hudamahfuzh@gmail.com.





Pustaka:





  1. gambar: https://www.researchgate.net/figure/Tetrahedral-Arrangement-of-Water-Molecules_fig4_283281366
  2. gambar: http://lycbascaneesl.tumblr.com/structure3D_eau
  3. gambar: https://socratic.org/questions/in-which-state-of-matter-do-molecules-have-the-highest-kinetic-energy
  4. Ben-Naim Arieh, 2009, Molecular Theory of Water and Aqueous Solutions, Singapore, World Scientific Publishing Co. Pte. Ltd.
  5. Philip Ball, 1999, H2O A Biography of Water, Great Britain, Clay Ltd, St. Ives plc
  6. Kauzmann and Eisenberg, 2005, The Structure and Properties of Water, Oxford, Oxford University Press.
  7. https://www.chem.purdue.edu/gchelp/liquids/character.html
  8. http://chemed.chem.purdue.edu/genchem/topicreview/bp/ch8/vsepr.html


Sumber https://mystupidtheory.com

Monday, July 9, 2018

√ Apakah Bioglass Bohong? Bagaimana Kebenaran Ilmiahnya?


Ini yakni seri terakhir dari artikel mengenai penjualan air-air dengan harga b0mastis. Sebelumnya, saya telah membahas mengenai Fenomena Air Hexagonal Bohong atau Benar? dan Manfaat Air Alkali yakni Menyehatkan Tubuh, Benarkah? Naah.. Sesuai janjiku, kali ini kita akan bahas mengenai Apakah Bioglass Bohong? Bagaimana Kebenaran Ilmiahnya?





Dulu ketika ada yang berjualan bioglass di laman Facebook-ku, bekerjsama saya agak penasaran, produk apaan ini? bagaimana cara kerjanya bisa menciptakan air menjadi begitu menyehatkan? Namun sesudah mengetahui bahwa air hanya dilewatkan di atas beling saja, rasa penasaranku hilang, tak berbekas. 





Apa itu Bioglass?





Seperti biasanya, kita harus mendefinisikannya dengan tepat, biar ulasanku nantinya tidak salah target ke produk lain. 





Bioglass yang Ilmiah





Istilah bioglass sendiri di dalam dunia ilmu pengetahuan sains, muncul dalam kedokteran yaitu Bio Glass dan Bioactive Glass. Ini merujuk pada zat kimia adonan Silikon, Natrium, Kalium dan Fosfat. Zat ini sanggup mengembalikan struktur tulang yang retak dan patah sehingga kembali menyerupai semula tak kurang apapun. 





Sebutan Bioactive diberikan lantaran zat ini gres bisa aktif ketika terkena cairan tubuh, sesudah itu akan membentuk kristal komponen dasar tulang, sedangkan istilah Glass diberikan lantaran bahannya berasal dari Silikon yang merupakan materi dasar gelas/kaca. 





Perhatikan baik-baik asal istilah di atas yak.





Bioglass di Indonesia





Aneh sekali, ketika saya menuliskan bioglass di laman pencarian Indonesia, maka yang ditemukan ialah piringan beling semacam corong yang dijual dengan harga yang tidak mengecewakan mahal. 





Pertama-tama, mari kita bahas istilahnya. Well… Kalian niscaya sudah paham kan istilah Bio itu artinya berafiliasi dengan makhluk hidup. Nah.. Si Piringan beling ini, apa ada hubungannya dengan makhluk hidup? Apa pembentukan kacanya dihasilkan dari makhluk hidup? Tidak! Apakah aktif kalau terkena cairan makhluk hidup? Tidak juga!





Penjelasannya justeru piring beling ini dibentuk dengan teknologi tinggi dan mengandung mineral tertentu. Kalau produksinya dan pembentukannya tidak berafiliasi dengan makhluk hidup, Makara ini tidak Bio donk?





Ups.. Tunggu dulu, sesudah saya selidiki, bioglass yang wujudnya sama dengan yang dipasarkan di Indonesia itu banyak dijual di ebay. Salah satu keterangan yang paling masuk logika pada deskripsi produknya ialah Bioglass merupakan gelas yang terbuat dari materi recycle.





Jadi kata “Bio” disitu artinya ramah terhadap makhluk hidup lantaran kacanya berasal dari recycled glass/ beling daur ulang. Ini yakni klarifikasi yang paling masuk akal, bahwa bioglass yang ada di Indonesia merupakan beling hasil daur ulang yang dikemas ulang. 





Tapi apalah artinya sebuah nama, itu kalau kata pepatah lama, jadi mari kita berlanjut pada Bioglass Indonesia ini. 





Bioglass Bohong?





Berdasarkan pencarian paling terkenal di Google, “Bioglass MCI”, saya temukan halaman penjelasannya sebagai berikut:





Ini yakni seri terakhir dari artikel mengenai penjualan air √ Apakah Bioglass Bohong? Bagaimana Kebenaran Ilmiahnya?




Membaca klarifikasi ini, sama persis menyerupai halaman produk-produk air hexagonal dan air alkali. Tidak karuan ngawurnya. 





Pertama-tama energi skalar positif itu tidak ada. Nah.. Frekuensi Beta Rhythm itu bekerjsama ada, itu frekuensi pada otak insan dan besarannya hanya 12,5-30 Hz. Ketika frekuensinya lebih tinggi, menyerupai 30-100 Hz, disebutnya Gamma Rhythm. Makara tidak ada itu 127 Megacycle of Beta Rhythm (MBR). 





Kalaupun, seandainya ini kita anggap benar adanya 127 MBR itu, maka kalau dijadikan Hz akan sama dengan $1.27\times10^8$ itu sudah setara dengan radiasi televisi dan radio di rumah. Artinya, kalau mau menunjukan Bioglass ini memancarkan energi radiasi, tempatkan saja di jarak 5m dari TV atau Radio, kalau siaran TV dan Radio terganggu, berarti Bio Glass benar-benar mempunyai energi radiasi. Tapi itu belum mengkonfirmasi bahwa imbas energinya bisa menyehatkan manusia. 





Ini yakni seri terakhir dari artikel mengenai penjualan air √ Apakah Bioglass Bohong? Bagaimana Kebenaran Ilmiahnya?
Spektrum Radiasi dari Berbagai Sumber




Sampai di sini bekerjsama sudah terperinci kesimpulannya bahwa bioglass bohong. Semua dongeng ilmiahnya ialah rekayasa dan karangan belaka.





Di dalam promosinya, sering juga dipakai istilah Energi Chi, Energi Positif ataupun energi Alam. Nah.. Sebenarnya di dalam dunia sains, kita hanya mengenal energi saja.





Energi itu tidak kenal baik dan jahat. Makara kalau saya tembakkan energi ke badan yang sakit lantaran bakteri. Sel bakterinya bisa mati, tetapi sel badan kita juga bisa mati, tergantung kekuatan dinding sel-nya. Energinya sendiri tidak bisa menentukan biar hanya membunuh basil saja. Dia tidak bekerja menyerupai itu. 





Energi Chi/Energi Alam yang sering dipakai dalam pengobatan China, sampai ketika ini masih berupa pseudosains, atau tidak ilmiah. Sama menyerupai penjelasanku sebelumnya, sekedar Placebo Effect.  





Energi positif dan energi negatif itu kalau dalam termodinamika, hanya menyatakan arah energi. Makara energi masuk dalam sistem kita sebut energi positif, sedangkan energi keluar dari sistem kita sebut energi negatif.





Contohnya memasak air, kalau kita melihat ke panci air, maka energinya positif, alasannya yakni energi masuk ke dalam panci. Sebaliknya, kalau kita melihat tabung LPG (yang untuk memasak) maka energi keluar, alhasil negatif. 





Sekali lagi, sifat energi positif dan negatif itu bukan diterjemahkan sebagai baik atau buruk. Energi alam dan energi buatan itu sama-sama energi, tidak ada yang lebih baik tidak ada yang lebih buruk. 





Itu watak insan yang kalau positif artinya baik, negatif artinya buruk. Energi tidak begitu. 





Saya tidak tau dari mana inspirasinya, tapi pengarang istilah bioglass ini cukup bakir mengada-ada.





Manfaat Bioglass Bohong?





Kalau klarifikasi istilahnya masih belum menciptakan kalian puas, kini mari kita berbicara ihwal manfaatnya.





Yap… Seperti kebanyakan produk serupa, niscaya keuntungannya tidak spesifik, banyak, bermancam-macam, beragam, bisa memerangi seluruh jenis problem dan kebutuhan hidup manusia. Silahkan lihat dari halaman web yang sama:





Ini yakni seri terakhir dari artikel mengenai penjualan air √ Apakah Bioglass Bohong? Bagaimana Kebenaran Ilmiahnya?




Bioglass ini harganya murah sekali berdasarkan saya. Sebab skill/kemampuan yang dimiliki itu sudah setara dokter seorang jago banyak sekali bidang. Atau jangan-jangan bioglass bohong belaka? Klaimnya apakah ilmiah?





Untuk manfaat di kepingan 1 saja, begini reviewnya:





  • Peremajaan sel-sel badan itu tugasnya antioksidan yang diperoleh dari mengkonsumsi buah dan sayur.
  • Kekebalan badan itu tugasnya Vitamin, juga dari buah dan sayur. 
  • Efek energi terhadap sel darah merah –> imbas energi itu apaan?LOL
  • Pembuluh darah lebih baik + peredaran oksigen ini tugasnya antioksidan yang ada pada buah dan sayur bahkan rempah menyerupai kunyit dan jahe.
  • Detoksifikasi ini tugasnya liver manusia, kita diciptakan sudah lengkap.
  • Energi seimbang, autis dan epilepsi ini tugasnya dokter neurosurgeon.
  • Mengurangi penuaan dini pada kulit ini tugasnya dokter dermatologist.
  • Pergerakan tulang lebih baik ini tugasnya dokter fisioterapis. 




Untuk di kepingan 2:





  • Makanan minuman lebih yummy itu tugasnya Chef bintang lima
  • Memperlambat pembusukan itu tugasnya lemari es
  • Sayuran lebih sehat dan buahan lebih sehat itu tugasnya petani organik
  • Tumbuhan lebih subur itu tugasnya petani
  • Hewan lebih sehat itu tugasnya peternak
  • Lingkungan lebih serasi itu tugasnya environmental scientist




Bayangkan saja, mungkin nggak sih ada alat yang mempunyai kemampuan Ahli nutrisi, Dokter Neurosurgeon, Dokter Dermatologist, Dokter Fisioterapis, Chef Bintang lima, Petani organik, Peternak Hewan, dan Environmental Scientist hanya dalam satu alat? Makanya saya bilang kalau bioglas itu bohong.





Ingat!





To good to be true must be scam!

Terlalu manis untuk jadi kenyataan pastilah penipuan




Tidak ada alat di dunia ini yang fungsinya bisa menuntaskan seluruh permasalahan manusia.





Masih yakin lantaran ditunjukkan uji-uji “ilmiah”? Silahkan simak goresan pena saya ihwal Apakah Uji Betadine Bioglass Bohong?





Batu Ponari dan Cerita Lainnya





Dulu sebelum berangkat menuntut ilmu ke Jawa, di Kalimantan saya ingat menonton isu ihwal bocah berjulukan Ponari. Ponari ini yakni seorang anak yang mempunyai kerikil ajaib.





Hanya dengan mecelupkan batunya ke dalam air, maka ponari sanggup menyembuhkan banyak sekali jenis penyakit hanya dengan minum air dari kerikil tersebut.





Saat itu klarifikasi dari banyak sekali jago medis ialah ihwal efek placebo. Dan yang menarik ialah klarifikasi dari jago agama, ini merupakan praktek syirik. 





Saya jarang sekali menuliskan ihwal agama di blog ini, tetapi saya tidak menemukan perbedaan antara kerikil ponari dan bioglass ini. Seberapapun saya berfikir, satu-satunya perbedaan ialah pada kasus Ponari itu ada dua keyakinan yaitu pada kerikil dan orangnya (yaitu Ponari) sedangkan pada bioglass ini murni keyakinan pada gelas beling itu saja. Tetapi secara konsep ini sudah semacam jimat. 





Hal yang sama juga masih marak di Indonesia, yakni penjualan batuan-batuan untuk keberuntungan dan kesehatan.





Persis sama, dengan membawa batuan atau semacam mineral yang sanggup menawarkan energi Chi, energi positif, energi alam kita akan sanggup kesehatan, lebih semangat, lebih beruntung, kerjaan sukses, dan lain-lain. 





Digadang-gadang sebagai “ini ilmiah” lantaran ada energi berfrekuensi sekian sehingga mendukung kinerja otak, tubuh. Pokoknya banyak sekali macam dongeng lah biar laris produknya. Nyatanya? Bahkan kebanyakan hanya keramik yang bisa diproduksi massal oleh industri kecil di China!





Dari banyak sekali kajian, fenomena tersebut termasuk juga dalam syirik, persis menyerupai menyimpan jimat. 





Saya tidak ingin menjustifikasi bahwa praktek Bioglass ini sama dengan syirik. Karena itu yakni kiprah MUI. Tetapi sangat sulit menemukan perbedaanya dengan praktek-praktek syirik memakai jimat. 





Satu hal yang bisa saya pastikan berafiliasi dengan sains ialah Bioglass ini scam/penipuan. 





Air Menyimpan Energi?





Air sendiri tidak bisa menyimpan energi (apapun itu) kecuali temperaturnya berubah. Salah satu praktek paling umumnya ialah energi uap, dimana air dipanaskan sehingga menyimpan energi yang sangat besar, berkembang menjadi gas dan dialirkan untuk menggerakkan turbin. 





Jadi air hanya bisa membawa energi panas kalau temperaturnya meningkat. Kalau air biasa ($27^oC$) dilewatkan bioglass, kemudian diklaim mempunyai energi, maka seharusnya temperaturnya berubah ke   $28^oC, 29^oC$ atau lebih. Kalau tidak ada perubahan temperatur maka tidak ada energi yang masuk pada air dan artinya tidak ada energi yang masuk ke badan peminumnya. 





Air itu tidak mempunyai kemampuan sebagai sel kimia. Makara ia tidak bisa menyerupai baterai yang diisi energi kemudian menyimpannya dan ketika di dalam badan disalurkan energi tersebut. Itu tidak akan bisa dan tak akan pernah terjadi kecuali airnya diberi zat mineral tertentu. 





Penutup





Terakhir, saya tegaskan bahwa proses biar air itu menjadi sehat ialah melalui penyaringan fisika, penambahan mineral (agar tidak terlalu asam) dan penghilangan basil melalui sinar UV/pemanasan.





Tubuh insan hanya memerlukan air yang higienis untuk bisa berfungsi dengan baik, tidak perlu berlebihan. Selebihnya perawatan kesehatan itu melalui kuliner bergizi dan olah raga. 





Kembali sajalah ke perkataan lama, yang diulang-ulang pada zaman SD: “Mensana en korpore sano”, Di dalam badan yang berpengaruh terdapat jiwa yang sehat.





Minum air yang bersih, makan-makanan bergizi, olah raga dan kegiatan fisik yang teratur. Cukup untuk menciptakan badan anda prima. 





Thanks for reading, Silahkan share biar teman kalian tidak tertipu produk-produk palsu semacam ini. 





Penulis yakni pelajar Kimia Simulasi Molekular di Okayama University dengan pokok penelitian ihwal Sifat Termodinamika Air. Bisa dihubungi melalui hudamahfuzh@gmail.com.





Pustaka:





  1. Jones, J. R., Brauer, D. S., Hupa, L. and Greenspan, D. C. (2016), Bioglass and Bioactive Glasses and Their Impact on Healthcare. Int J Appl Glass Sci, 7: 423-434. doi:10.1111/ijag.12252
  2. Milionair Club Indonesia, Detail Produk Bioglass MCI, http://www.mci-nanospray.com
  3. Wikipedia, Beta Wave, https://en.wikipedia.org/
  4. Wikipedia, Radiation, https://en.wikipedia.org/











Sumber https://mystupidtheory.com

Thursday, July 5, 2018

√ Uji Betadine Pada Beras


Karena di final 2018 kemarin banyak sekali yang PM, DM, dan bertanya eksklusif ke saya perihal banyak sekali pesan whatsapp, iklan produk, dan banyak sekali warta sains di masyarakat, alhasil di 2019 ini saya putuskan untuk menciptakan Ensiklopedia HOAX Nasional. Untuk mengawalinya di 2019 ini, tiba dari temanku melalui WA, perihal uji betadine pada beras. Bagiamana kebenarannya? Simak penjelasanku di bawah ini:





Beras, siapa sih yang nggak takut kalau beras yang dikonsumsi setiap harinya mengandung zat kimia? Sebagai orang Indonesia yang kuliner pokoknya berupa beras, niscaya banyak sekali ibu-ibu yang khawatir kalau berasnya dicampurin materi kimia.





Maka beberapa waktu kemudian ada sebuah screenshoot yang cukup viral di dunia maya mengenai uji betadine pada beras ibarat ini:





 dan bertanya eksklusif ke saya perihal banyak sekali pesan whatsapp √ Uji Betadine Pada Beras
Screen Capture informasi yang viral




Kandungan Betadine





Pertama-tama saya akan jelaskan perihal kandungan kimia dari betadine. Betadine yang kita kenas secara komersial ini bekerjsama memakai materi aktif berjulukan Povidone-iodine.





Povidone-iodine merupakan adonan dari larutan iodine dan Natrium Iodida. Bahan ini merupakan desinfektan atau materi antibakteria yang bisa mencegah pembusukan pada luka.





Oh ya, iodine itu bentuk ion dari unsur kimia Yodium yang terdapat pada garam. Aku sudah pernah bahas di sini: biografi unsur yodium.





Itu sekedar pengenalan betadine. Nah.. Sekarang kita bicarakan kandungan materi aktifnya, yaitu larutan iodine. Larutan iodine dalam keadaan aslinya berwarna cokelat gelap, persis ibarat betadine yang kita kenal sehari-harinya.





Iodine merupakan materi yang sangat aktif bereaksi dan sanggup memunculkan banyak sekali warna. Bahkan jikalau tidak terkena apapun iodine bisa bereaksi dengan cahaya!





Di dalam percobaan yang viral itu, betadine diteteskan ke beras, kemudian diamati perubahan warnanya.





Sebenarnya salah satu penggunaan umum dari larutan iodine yaitu untuk uji kandungan amilum pada makanan. Ketika ekstrak dari kuliner diberi larutan iodine maka akan menghasilkan warna ungu sampai biru gelap.





Jadi uji yang dilakukan pada beras tersebut merupakan uji amilum. Hasil yang muncul menunjukan bahwa beras mengandung amilum.





Kandungan alami Beras





Secara kimiawi, kandungan dari beras yaitu rantai polisakarida. Polisakarida ini nantinya akan bereaksi dengan air dan menghasilkan amilum. Ketika beras dimasak memakai air, polisakarida di dalamnya akan dipecah menjadi amilum, yang merupakan karbohidrat rantai sederhana, atau bahasa sederhananya nasi.





Jadi dikala beras di tetesi betadine, reaksi yang terjadi yaitu antara Iodine dengan amilum sehingga menghasilkan warna ungu sampai biru gelap. Hal ini menunjukan bahwa beras tersebut agak lembab/mengandung air sehinngga di cuilan luar, polisakaridanya telah berkembang menjadi amilum.





Jika masih ingin tau dengan uji amilum ini, kalian bisa gunakan nasi kemudia ditumbuk diberi air dan ditetesi amilum. Nanti hasilnya akan berupa cairan berwarna ungu atau biru gelap.





Kesimpulannya, uji beras memakai betadine ini menunjukan bahwa di dalam beras terkandung amilum atau karbohidrat sederhana. Karbohidrat merupakan sumber energi pada manusia. Tetapi bagaimanapun faktanya yaitu karbohidrat yang kita makan setiap harinya merupakan senyawa kimia, tapi tidak membahayakan, justeru malah sangat baik sebagai sumber energi bagi tubuh.





Saya tidak tahu siapa penulisnya ataupun motivasinya apa ini bercanda atau serius. Tetapi yang terperinci penyesatan ke masyarakat ibarat ini harusnya tidak diperluas lagi.





Selain pada beras, ada banyak percobaan serupa yang diujikan pada banyak sekali jenis materi makanan. Intinya sama, warna ungu yang muncul bukan alasannya kandungan senyawa kimia berbahaya melainkan alasannya adanya kandungan amilum.





Jadi jangan gampang panih hanya alasannya warna ungu yang muncul terlihat mengerikan dan berbahaya. Teliti kembali fenomena ilmiah yang terjadi atau tanyakan kepada sahabat kalian yang mengerti sains. Jangan gampang membuatkan informasi yang ibarat ini.





Thanks for reading.



Sumber https://mystupidtheory.com

Wednesday, July 4, 2018

√ Benarkah Garam Dihentikan Dimasak?


Sebenarnya ini isu HOAX yang sudah usang sekali, jadi dulu sudah pernah ditanyakan temanku, terus saya jawab. Tetapi kemarin ada lagi sahabat yang nge-share ini, jadi saya akan masukkan ke Enslikopedia HOAX Nasional. Benarkan garam dilarang dimasak ? simak penjelasanku di bawah ini:





Setiap harinya niscaya kita tidak lepas dari bumbu kuliner yang satu ini, garam ada hampir di semua kuliner dari sarapan sampai makan malam. Maka ketika ada kemungkinan garam yang dikonsumsi sehari-harinya ternyata menimbulkan penyakit, niscaya eksklusif kepikiran.





Makanya kecerdikan berhenti seketika dan eksklusif mengaminkan ketika membaca HOAX menyerupai ini:





Sebenarnya ini isu HOAX yang sudah usang sekali √ Benarkah Garam Tidak boleh Dimasak?




HOAX Garam Tidak Boleh Dimasak





Apalagi penyakit yang disebutkan itu yang menyeramkan kemudian dibungkus lagi dengan dalil agama. Otak otomatis menerimanya seakan-akan fakta ilmiah. Tulisan selengkapnya menyerupai ini:





LAGI LAGI AJARAN ISLAM TERBUKTI KEBENARANNYA. 

GARAM alias UYAH 

TAKUT AKAN PENYAKIT YANG TIMBUL DARI GARAM?

INI CARA RASUL MENGKONSUMSI GARAM

Nabi Muhammad Sholallohi ‘alaihi wassallam bersabda : “Sebaik-baik lauk yaitu garam” (Al-Baihaqi). 

SEBAIK BAIK LAUK ADALAH GARAM.  
Sangat bertentangan dengan dunia medis ketika ini yang menyampaikan bahwa makan garam sanggup menimbulkan banyak sekali penyakit menyerupai darah tinggi, dehidrasi, keropos tulang dan penyakit empedu, namun hal itu tidak akan terjadi jikalau anda mengetahui cara mengkonsumsi garam dengan baik dan secara benar. Sesuai Sunnah Rasul.

Begini Cara Mengkonsumsi Garam Agar Terhindar Dari Penyakit (Ala Rasul)
Jadi sesuai dengan hadist di atas yang menyatakan Garam bukanlah penyebab penyakit, tapi malah obat yang paling mujarab seandainya dipakai dengan cara yang betul.

Kuncinya adalah
GARAM TIDAK BOLEH DIMASAK !!!.  
Ingat dilarang dimasak !!!
Kesalahan kita (kebanyakan orang Indonesia) ialah kita memasak garam yaitu memasukkan garam ke dalam kuliner ketika kuliner sedang MENDIDIH/ PANAS. 

Hal tersebut akan menimbulkan garam menjadi racun/toksik… Jika garam dimasak dengan cara di atas, garam akan menyebabkannya ber-asid dan membahayakan kesehatan serta mengundang banyak sekali penyakit, selain itu kandungan yodium pada garam juga akan hilang dengan percuma. Ingat yodium sangat bermanfaat untuk kesehatan badan kita.

Begini Cara yang betul penggunaan garam biar garam benar-benar menjadi obat bagi Anda, bukan jadi Penyakit. 

Masaklah kuliner yang ingin dimasak sehingga selesai. 
Contohnya: sayur, masukkan garam dalam kuliner apabila kuliner dan airnya sudah berangsur dingin,atau dalam keadaan dingin.

Ingat kuliner yang dimasak harus tanpa garam ingat tanpa garam !!!!! 

Selagi makan, sediakan semangkuk garam dan taburkan di atas kuliner yang ingin dimakan sesuai selera masing2.

Garam yaitu mineral bagi tubuh, “Banyak amalan yang dilakukan oleh para Salafus sholeh ialah dengan mengambil garam sebelum memulai makan” 

Garam dipakai sebagai pembuka makan dengan mengambilnya dengan ujung jari dan dimasukkan ke mulut.
INGAT GARAM ADALAH MINERAL !!!!  
Kelebihannya atau keuntungannya mengkonsumsi garam antara lain ialah:

Mengobati lebih dari 70 penyakit, antara lain Darah tinggi, Diabetes, Tulang keropos, Gondokan, Pusing sakit kepala dll serta tidak akan mengalami keadaan mati mendadak.
Silakan sebarkan, sekiranya anda ingin orang-orang yang anda cintai menjadi sehat.

Berbagai penyakit yang disinyalir timbul akhir garam menyerupai tanda-tanda jantung dan tekanan darah tinggi yaitu akhir dari penggunaan garam yang salah dan berlebih. 
Karena kalau memasak jangan dikasih garam. Ingat, garam jangan dimasak.

InsyaaLlah penyakit darah tinggi, jantung sanggup dihindari dengan cara makan yg baik.

Jadi kesimpulannya yg benar garam itu adanya di meja makan bukan di dapur.

MARILAH BERUBAH AGAR SEHAT SEMUA.

ORANG ASING LEBIH AWAL MENGGUNAKAN GARAM SELALU DI MEJA
Tuk lebih banyak tahu perihal atthib annabawi atau kedokteran Islam.
Gabung yuk bersama HNI
#HNI HALAL IS MY WAY
Semoga bermanfaat





Sebenarnya ini HOAX yang obvious sekali. Pertama-tama, penggunaan abjad kapital yang tidak hanya pada judul artikel, itu sudah terang sekali kalau sengaja dibentuk pembacanya panik, merasa informasinya penting, benar, harus segera dibagikan. Padahal isinya kosong, penulisnya bahkan nggak mengerti cara mengantarkan informasi.





Garam Menyebabkan Penyakit?





Pertama-tama pernyataan “makan garam sanggup menimbulkan banyak sekali penyakit menyerupai darah tinggi, dehidrasi, keropos tulang dan penyakit empedu” itu hanya benar jikalau konsumsi garamnya berlebihan. Di dalam jurnal-jurnal kesehatan disebutkan “high sodium intake” yang artinya konsumsi natrium berlebihan.





Kuncinya adalah
GARAM TIDAK BOLEH DIMASAK !!!.  
Ingat dilarang dimasak !!!
Kesalahan kita (kebanyakan orang Indonesia) ialah kita memasak garam yaitu memasukkan garam ke dalam kuliner ketika kuliner sedang MENDIDIH/ PANAS. 





Ini ilmu dari mana? Saya kuliah Ilmu Kimia sudah 5 tahun belum pernah sanggup perbedaan sifat serta imbas dari garam di air panas dan garam di air dingin.





Garam itu larut di dalam air dalam temperatur ruang, dengan pemanasan garam akan lebih gampang larut. Kaprikornus garam yang dimasukkan ketika sedang dimasak itu lebih gampang terlarut/terserap ke air. Itu saja bedanya.





Kecuali kalau dimasaknya melebihi temperatur $1000^OC$ barulah garam mempunyai sifat yang berbeda lantaran akan meleleh. Kalau tidak sanggup membayangkan, itu panasnya hampir sama dengan pelelehan besi murni. Tidak mungkin dicapai dari kompor dapur.





Ketika dimasak dan bercampur dengan makanan, garam masih mempunyai sifat aslinya, rasanya masih asin, sama persis ketika dilarutkan dalam keadaan tidak panas. Kemudian kalimat ini:





Hal tersebut akan menimbulkan garam menjadi racun/toksik… Jika garam dimasak dengan cara di atas, garam akan menyebabkannya ber-asid dan membahayakan kesehatan serta mengundang banyak sekali penyakit, selain itu kandungan yodium pada garam juga akan hilang dengan percuma. Ingat yodium sangat bermanfaat untuk kesehatan badan kita.





Ini karangan semuanya, sampah, crap! Baca saja, kalimat pertama memakai titik tiga “…” penulis kurang pintar macam apa yang memakai lebih dari satu titik untuk mengakhiri kalimat? Baca lagi kalimat kedua, kata “ber-asid” itu artinya apa? asam? Darimana asamnya kalau itu garam? Kemudian diakhiri dengan “Yodium sangat bermanfaat untuk kesehatan” Iya semua orang juga tahu! Nggak ada hubungannya dimasak, nggak dimasak dengan kandungan Yodium. Ngawur.





Begini Cara yang betul penggunaan garam biar garam benar-benar menjadi obat bagi Anda, bukan jadi Penyakit. 

Masaklah kuliner yang ingin dimasak sehingga selesai. 
Contohnya: sayur, masukkan garam dalam kuliner apabila kuliner dan airnya sudah berangsur dingin,atau dalam keadaan dingin.

Ingat kuliner yang dimasak harus tanpa garam ingat tanpa garam !!!!! 





Kalimat pertama menggulang kata garam dua kali. Penulis kurang pintar macam mana yang mengulang kata benda yang sama di satu kalimat? Kalimat kedua berisi informasi yang tak terang muaranya. Kalimat ketiga, bukan hanya mengulangi kata benda “garam” dua kali tetapi juga mengakhirinya dengan lima tanda seru, ya lima “!!!!!”.





MARILAH BERUBAH AGAR SEHAT SEMUA.

ORANG ASING LEBIH AWAL MENGGUNAKAN GARAM SELALU DI MEJA
Tuk lebih banyak tahu perihal atthib annabawi atau kedokteran Islam.
Gabung yuk bersama HNI
#HNI HALAL IS MY WAY
Semoga bermanfaat





Seperti kebanyakan HOAX perihal kesehatan, ujungnya yah jualan! Pokok laku manis, ngarang, bohong, menyesatkan nggak papa lah, demi kebaikan bersama. Sebentar lagi level diamond, sanggup jalan-jalan ke luar negeri gratis!





Intinya ialah ini HOAX yang dibalut dengan dalil agama. Agamanya enggak salah, dalilnya enggak salah, penulisnya yang ilmunya dangkal tapi pengen level diamond dan jalan-jalan ke luar negeri.





Kesimpulannya ini hanyalah HOAX yang dibalut dengan dalil agama dengan interpretasi sesuka hati asalkan ada yang mau gabung grup bisnisnya.





Karena kebetulan pembaca sudah mampir di blog ini, berikut ini informasi perihal garam yang kredibel dari situs Sekolah Nutrisi Harvard:





Beberapa Risiko Kesehatan lantaran Garam





Tidak sanggup dipungkiri bahwa kelebihan konsumsi garam sanggup meningkatkan resiko terjangkit beberapa penyakit. Ini umumnya terjadi pada kalangan usia 50-an, pengidap diabetes, dan yang mempunyai tekanan darah yang tinggi.





Konsumsi garam berlebihan menimbulkan sel kekurangan air, akhirnya haus, ketika minum air, maka jumlah cairan di badan meningkat, termasuk cairan darah meningkat, jumlah darah yang meningkat menimbulkan jantung harus bekerja lebih keras, jantung bekerja keras maka tekanan darah meningkat, inilah yang meningkatkan risiko gagal jantung dan kerusakan kardiovaskular (stroke).





Nah.. Yang perlu di ingat ialah pengecap kita mempunyai sensitivitas yang berubah seiring bertambahnya konsumsi garam. Misalkan setiap kali makan konsumsi garam 10gr, kemudian coba dinaikkan ke 15gr, maka ketika mencicipi yg hanya 10gr, akan terasa kurang asin.





Sekarang bayangkan kalau jumlah garam itu kita tingkatkan terus lantaran ketidak puasan kita, apa yang terjadi? Akan ada kebiasaan makan garam yagn berlebihan. Saat masih muda mungkin tidak akan terlalu terasa di badan lantaran metabolismenya masih prima.





Namun dalam jangka panjang, ketika sudah tua, akan menimbulkan gagal jantung yang sudah kujelaskan di atas. Oleh lantaran itu sebaiknya meminimalisir standar garam harian kita.





Manfaat Garam





Selain mempunyai potensi menimbulkan penyakit, mengonsumsi garam ternyata juga merupakan pecahan penting dalam menjaga kesehatan tubuh.





Manfaat garam diantaranya ialah menjaga koneksi antar sel syaraf, menawarkan relaksasi pada otot badan dan juga mengontrol ion-ion badan biar tetap stabil dan seimbang.





Artinya garam menjadi berbahaya hanya jikalau konsumsinya berlebihan. Oleh lantaran itu sebaiknya ketika memasak meminimalisir penggunaan garam. Kurang asin sedikit tidak masalah, asalkan kesehatan terjamin.





Thanks for reading!



Sumber https://mystupidtheory.com

√ Apa Uji Betadine Bioglass Bohong?


Salah satu dari sekian banyak video pembuktian bahwa bioglass mempunyai keajaiban luar biasa yakni kemampuannya dalam menjernihkan larutan betadine yang ditaruh di air. Pengujian ini saya tidak tahu maksudnya tetapi tampaknya banyak orang awam yang terkagum-kagum. Pertanyaannya yakni apakah uji betadine bioglass bohong? Simak penjelaanku di bawah ini:





Setelah menuliskan artikel perihal “Apakah bioglass bohong?”, ada banyak sekali yang tiba ke blogku. Terutama dua kalangan, yang pertama yakni yang ingin tau sebelum membeli bioglass, dan yang kedua yakni yang berjualan bioglass.





Yap! Penjual bioglass tentu saja tiba untuk menunjukkan perlawanan atas artikelku. Sebab jikalau orang nggak percaya bioglass, pendapatan mereka bisa berkurang. Apalagi jikalau artikel berjudul “Apakah bioglass bohong” itu viral, bisa-bisa rencana liburan mereka gagal total.





Uji Bioglass





Nah… Dari aneka macam komentar yang tiba ke blog ini, ada banyak sekali uji bioglass yang disodorkan ke saya. Ada yang kasih air bioglass ke sayuran, kemudian jadi segar. Ada yang masukkan ikan lemas ke air kemudian dicelupin bioglass dan ikannya jadi bisa berenang kembali. Dan salah satu uji yang diklaim sebagai kebenaran keampuhan bioglass, yakni uji betadine bioglass. Lalu apakah ini benar pertanda manfaat bioglass?





Dari uji sayuran dan ikan, saya eksklusif tanyakan pertanyaan paling mendasar. Sayuran dikasih air jadi segar, ikan dimasukkan ke air jadi bisa berenang kembali. Terus apanya yang wah? Dari zaman SD juga saya udah tahu jikalau sayuran dikasih air bakalan jadi segar. Ikan lemas dimasukin ke air higienis juga jadi fit kembali. Nggak ada hubungannya sama bioglass.





Kemudian selanjutnya yakni uji betadine bioglass. Ada banyak sekali jenis uji betadine yang pernah dipraktekkan orang, menyerupai uji betadine pada beras, uji betadine pada makanan, semuanya terasa seru alasannya terjadi perubahan warna, namun kebanyakan orang gagal memahami proses kimia di dalamnya.





Apakah Uji Betadine Bioglass Bohong?





Kalian bisa cek di YT perihal uji betadine bioglass ini. Tetapi saya lihat belum satupun situs yang membahasnya. Maka akan saya jelaskan secara kimiawi.





Di dalam video diperlihatkan betadine diteteskan ke dalam segelas air, kemudian dilewatkan ke bioglass dan ditampung di gelas kedua. Hasilnya warna larutan betadine akan menjadi pudar.





Kemudian di belahan penjelasannya, disebutkan bahwa pH airnya berubah sehingga betadine teroksidasi dan hilang. Sebuah klarifikasi yang seakan-akan benar. Ketika mendengarnya saya tertawa ringan.





Apa yang sebetulnya terjadi?





Pernah dengar kan jikalau di dalam betadine ada materi aktif berupa ion iodine? Yang menunjukkan warna pada betadine yakni senyawa kimia ion iodine.





Nah… salah satu sifat menarik dari ion iodine yakni ia sanggup bereaksi dengan cahaya. Artinya iodine sanggup berubah secara kimiawi dikala terkena cahaya.





Ketika terkena cahaya, ion iodine yang terkandung di dalam betadine bermetamorfosis iodine. Perbedaan antara ion iodine dengan iodine yakni hilangnya muatan negatif dikala bereaksi pada foton(cahaya). Perubahan bentuk dari ion iodine menjadi iodine ini menghasilkan perubahan warna dari cokelat ke kuning muda/ kuning pudar.





Jadi dikala betadine diteteskan ke segelas air, kemudian dikenakan cahaya dan diaduk, akan terjadi proses dekomposisi ion iodine menjadi iodine yang menghasilkan warna kuning pudar.





Artinya tidak ada pengharuhnya apakah dipakai bioglass atau tidak.





Eksperiment untuk membantah uji iodine bioglass





Mudah saja. Lakukan hal yang sama di rumah. Teteskan betadine ke segelas air. Kemudian larutan adonan air-betadine dituangkan ke gelas kedua, kemudian kembali tuangkan ke gelas pertama. Ulangi penuangan larutan ini antara gelas pertama dan kedua.





Voila! Warna cairan betadine telah berubah warna tanpa memakai bioglass! Menakjubkan bukan? Luar biasa bukan? Yap! Chemistry is awesome!





Karena ion iodine sanggup bereaksi dengan cahaya, maka perusahaan betadine memakai botol yang gelap untuk menyimpan cairan betadine. Hal ini meminimalisir dekomposisi pada ion iodine.





Kesimpulannya: Sama menyerupai percobaan sayur dan ikan. Betadine ditetes ke air, dikocok/ dipindahkan berulang diantara dua gelas, kemudian larutan betadine-air menjadi berwarna lebih pudar. Terus kenapa? Emang gitu kok! Pake bioglass ataupun enggak ya emang ion iodine bakalan terdekomposisi menjadi iodine yang berwarna kuning pudar alasannya terkena cahaya.





Yap itulah pembahasan sederhana perihal pertanyaan apakah uji betadine bioglass bohong?





Artikel ini termasuk di dalam proyek Ensiklopedia HOAX Nasional.





Semoga bermanfaat.





Thanks for reading!



Sumber https://mystupidtheory.com