Bulan Januari 2019 Direncanakan Dimulai Pendaftaran PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja)/P3K
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Syafruddin telah memastikan bakal melaksanakan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dapat dikatakan setara dengan PNS. Rencananya, proses pendaftaran PPPK/P3K ini akan dimulai pada bulan Januari 2019.
Dengan rencana registrasi yang dimulai pada Januari tahun 2019 mendatang, dibutuhkan para tenaga honorer untuk dapat mempersiapkan diri dalam mengikuti alur pendaftaran PPPK tesebut dengan baik dan matang.
"Nanti bulan Januari 2019 akan dibuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)," papar Syafruddin di Celebes Convention Center (CCC) Jalan Metro Tanjung Bunga, Tamalate, Makassar, menegaskan wacana pendaftaran PPPK tersebut.
Menurut pasal 16 pada PP Nomor 49 Tahun 2018, syarat untuk mengikuti pendaftaran PPPK antara lain:
1. usia paling rendah 20 (dua puluh) tahun dan paling tinggi 1 (satu) tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
2. tidak pernah dipidana dengan pidana penjara menurut putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan aturan tetap sebab melaksanakan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih;
3. tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas usul sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
4. tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
5. mempunyai kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;
6. mempunyai kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari forum profesi yang berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan;
7. sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar; dan
8. persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPK.
Seleksi pengadaan PPPK terdiri dari 2 (dua) tahap yakni:
1. seleksi administrasi; dan
2. seleksi kompetensi.
Soal tes untuk seleksi PPPK jabatan guru diperkirakan akan sangat seolah-olah dengan tipe soal UKG atau serupa dengan soal tes SKB CPNS Guru. Hal tersebut dijelaskan sesuai pasal 22 PP Nomor 49 Tahun 2018 bahwa soal tes seleksi PPPK guru akan sama dengan soal Uji Kompetensi Guru (UKG) atau soal Tes SKB CPNS Guru.